TOEFL – ITP [Test of English as a Foreign Language – Institutional Testing Program)

Meski hasil yang saya dapatkan tidak terlalu bagus, tidak ada salahnya saya berbagi pengalaman dan memberikan sedikit saran untuk yang akan menempuh TOEFL ITP.

TOEFL ITP adalah salah satu syarat untuk melanjutkan studi jenjang S2 atau S3 selain TPA, diperuntukkan bagi kita yang Bahasa Inggris bukan merupakan bahasa ibu.

TOEFL ITP terdiri dari 3 bagian:

  1. Listening, 50 soal.  Pada bagian ini akan diperdengarkan suara narator dan dialog 2 orang,  kemudian Anda diminta menyimpulkan isi dari percakapan tersebut.  Biasanya yang  menjadi subyek kalimat jawaban adalah orang kedua. 
  2. Grammar/Structure  40 soal.  Pada bagian ini akan diberikan soal berupa kalimat salah atau belum lengkap dan Anda diminta mencari kata yang salah atau jawaban yang paling tepat. 
  3. Reading, 50 soal.  Pada bagian ini Anda akan diberi beberapa bacaan dan untuk masing-masing bacaan, Anda diminta menjawab pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan bacaan tersebut.

Kebetulan tempat yang akan saya tuju mensyaratkan TOEFL ITP yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi-perguruan tinggi tertentu.  Perguruan tinggi yang paling terjangkau dari segi jarak dan waktu kebetulan adalah UI.

Di UI yang mengadakan TOEFL adalah Lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Bahasa Universitas Indonesia yang biasa disingkat LBI FIB UI.  Informasi dari LBI FIB UI bisa Anda dapatkan dari website http://www.lbifib.ui.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=38:toefl-tests-at-lbi-fib-ui&catid=1:category-latest-news 

LBI FIB UI juga mengadakan TOEFL Prediction yang kemungkinan [karena saya sendiri tidak sempat mengikutinya] ditujukan untuk melatih peserta tes untuk melakukan tes dengan soal yang sudah diprediksi oleh tim LBI FIB UI sebelum mengikuti TOEFL ITP yang sesungguhnya.  Bagi Anda yang punya waktu lebih, sebaiknya jangan dilewatkan, saya rasa hasil TOEFL ITP pasti akan lebih baik jika mengikuti TOEFL Prediction terlebih dahulu dibanding tidak.  Paling tidak menghitamkan jawabannya sudah lebih mahir.  Hehehe … 

Saya sendiri tidak mengikuti TOEFL Prediction karena keterbatasan waktu yang ada [sekedar latihan di rumah eh kantor saja tidak sempat] dan dengan pemikiran bahwa kalau saja gagal mencapai skor 450, passing grade tempat yang saya tuju, maka saya anggap tes pertama tersebut adalah latihan. 

TOEFL ITP pada prinsipnya bertujuan untuk mengetahui kemampuan Bahasa Inggris seseorang dan memprediksi kemampuannya saat menempati posisi di suatu instansi termasuk menjadi mahasiswa di perguruan tinggi tertentu.

 Ada juga pengalaman dramatis saat ikut tes.  Pada hari saya tes, jam setengah sebelas lewat masih di kantor berkutat dengan pekerjaan.  Singkat cerita, sampai di UI Salemba terlambat 15-20 menitan dari jam tes yaitu tepat jam 12:00.  Beruntung saat itu para peserta baru akan menjalani tes soal listening [semua peserta selain saya sudah mengisi nama, nomor tes, dll. di lembar jawaban masing-masing].  Alhasil, dengan menitipkan KTP saya langsung dapat lembar jawaban dan soal dari penyelenggara.  Ruginya karena tidak ada perpanjangan waktu maka untuk mengisi nama, nomor tes, dll. saya harus mengurangi sendiri jatah waktu untuk menjawab soal dan itu pada soal reading.  Jurus andalan “Pengawuran” pun sempat keluar, hehehe …  Tapi alhamdulillah, saat alat tulis diminta diletakkan, semua isian sudah terisi penuh.

Saran untuk mengikuti TOEFL ITP:

  1. Latihan dan TOEFL Prediction.  Belajar terlebih dahulu karena akan membuat Anda lebih siap.  Mengikuti TOEFL Prediction membuat Anda mengetahui apa yang akan Anda hadapi di TOEFL ITP.
  2. Datanglah tepat waktu, paling tidak 15 menit sebelum tes dimulai Anda sudah sampai di tempat.  Jangan sampai terlambat karena tidak ada perpanjangan waktu. 
  3. Siapkan alat  tulis dari rumah, kalau perlu pensil cadangan agar tidak ada waktu terbuang untuk mencari
  4. Pada bagian Listening, sebaiknya Anda cepat memutuskan dan menjawab satu pertanyaan sebelum dialog berikutnya diperdengarkan.  Kalau sampai dialog berikutnya diperdengarkan dan Anda masih sibuk menentukan jawaban dari dialog sebelumnya, artinya Anda telah melakukan satu kesalahan.  Dan saat dialog kedua selesai Anda tidak menyimak dialog tersebut maka Anda melakukan kesalahan kedua.  Jika dirasa sulit atau membingungkan dalam menentukan jawaban sebaiknya langsung diputuskan jawaban yang Anda paling sreg.
  5. Pada bagian Grammar/Structure, karena terdiri dari beberapa sub bagian, jangan berhenti sebelum 40 soal telah terjawab.  Pada bagian ini saya sempat salah, waktu yang diberikan adalah untuk sub bagian pertama saja, ternyata untuk keseluruhan 40 soal.  Jangan sampai mengikuti jejak kesalahan saya, Anda akan rugi waktu.
  6. Pada bagian Reading, sebaiknya Anda membaca dengan cepat bacaan yang ada, jika ada kata yang tidak dimengerti, lewati saja.  Berikutnya pada pertanyaan bacaan, baru Anda baca dengan seksama soal dan jawabannya, jika diperlukan baca kembali bacaannya.  Dalam beberapa soal, sebenarnya kita langsung bisa jawab, tanpa membaca bacaan sekalipun.
  7. Dan yang terakhir, jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan soal.  Berdoa memberikan ketenangan.  Ketenangan ini akan membuat kita lebih fokus pada apa yang sedang kita kerjakan.

Semoga Anda berhasil.

201106052311


One response to “TOEFL – ITP [Test of English as a Foreign Language – Institutional Testing Program)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: